Influence ID – Influencer Performance Platform Pertama di Indonesia

Masih cek akun KOL satu-satu, hitung ER manual, dan revisi list KOL berkali-kali? Kalau iya, kamu mungkin sudah familiar dengan cara listing KOL yang memakan waktu. Mulai dari cari akun, cek performa, input data ke sheet, lalu revisi lagi saat ada perubahan brief.
Di tengah kebutuhan campaign yang makin cepat, cara kerja manual seperti ini mulai terasa kurang efisien. Bukan karena timnya kurang cepat, tapi karena prosesnya memang terlalu panjang untuk dikerjakan satu per satu.
Cara listing KOL manual mungkin masih bisa dilakukan saat campaign-nya sederhana. Tapi ketika kebutuhan campaign semakin cepat, jumlah KOL semakin banyak, dan brief semakin spesifik, proses manual mulai terasa kurang efisien.
Brand sekarang tidak hanya membutuhkan daftar influencer. Mereka juga membutuhkan rekomendasi yang relevan, data performa yang jelas, estimasi hasil campaign, serta proses revisi yang cepat ketika ada perubahan brief.
Di sinilah tantangannya muncul.
Kalau semua masih dikerjakan satu per satu, waktu banyak habis untuk mencari akun, mencatat data, menghitung ER, dan merapikan spreadsheet. Padahal, setiap angka yang dicatat manual tetap punya risiko error, mulai dari salah input followers, formula yang berubah, sampai data performa yang sudah tidak update.
Sementara itu, KOL Specialist sebenarnya punya peran yang lebih strategis daripada sekadar menyusun list. Mereka perlu menilai kesesuaian influencer dengan brand, membaca potensi audience, membandingkan performa, dan memberikan rekomendasi yang bisa dipertanggungjawabkan.
Karena itu, masalah utama dari listing manual bukan hanya prosesnya yang lama. Tapi juga bagaimana proses tersebut mengambil terlalu banyak waktu dari pekerjaan yang sebenarnya lebih penting: strategi, analisis, dan pengambilan keputusan.
Influence ID Planner dirancang untuk membantu KOL Specialist, brand, dan agency untuk menyusun influencer list dengan proses yang lebih cepat, rapi, dan berbasis data.
Biasanya, proses listing KOL membuat kamu harus berpindah-pindah dari Instagram, TikTok, spreadsheet, sampai PPT. Dengan Influence ID Planner, proses tersebut bisa dilakukan dari satu dashboard.
Kamu bisa cari influencer baru lewat fitur Discover, lalu langsung memasukkannya ke dalam draft campaign.
Kalau kamu sudah punya daftar influencer dari spreadsheet lama, kamu juga bisa menggunakan fitur Analyze Bulk Influencer untuk memproses banyak akun sekaligus untuk dianalisa. Jadi tidak perlu lagi cek secara manual.
Selain itu, ada juga fitur Draft Lookalikes yang membantu merekomendasikan influencer lain berdasarkan profil yang sudah ada di draft-mu. Ini berguna saat klien minta tambahan opsi dengan niche, style, atau karakter audience yang mirip.
Salah satu tantangan terbesar dalam KOL listing adalah membuat estimasi performa.
Kalau dikerjakan manual, estimasi views, reach, engagement, atau cost efficiency sering kali bergantung pada formula sheet yang berbeda-beda. Belum lagi kalau datanya tidak update atau harus dihitung ulang saat ada revisi.
Di Influence ID Planner, setelah influencer list tersusun, sistem akan membantu memberikan ringkasan estimasi performa seperti views, reach, engagement, audience profile, estimasi budget, hingga cost per view, reach, dan interaction.
Dengan begitu, kamu bisa melihat gambaran campaign sebelum list dikirim ke client.
Rekomendasi yang kamu bawa jadi bukan hanya berdasarkan feeling, tapi juga didukung oleh data yang lebih rapi dan bisa dipertanggungjawabkan.
Proses revisi sering kali jadi bagian yang paling melelahkan dari listing KOL.
List dikirim lewat email. Feedback masuk lewat WhatsApp. Ada komentar tambahan di spreadsheet. Lalu ada versi baru lagi yang harus dikirim ulang. Akhirnya, file jadi banyak dan progress approval sulit dilacak.
Dengan Influence ID Planner, draft KOL list bisa langsung dibagikan ke rekan tim atau klien untuk review dan approval di platform yang sama. Jadi prosesnya lebih rapi, lebih mudah dipantau, dan tidak terlalu bergantung pada email thread atau screenshot yang tercecer.
Namun, kalau klien tetap membutuhkan format spreadsheet, draft juga bisa di-download ke Excel. Jadi workflow tetap fleksibel dan bisa menyesuaikan kebiasaan kerja masing-masing tim.
Pada akhirnya, Influence ID Planner hadir untuk membantu merapikan pekerjaan manual yang repetitif, supaya kamu punya lebih banyak waktu untuk memilih KOL yang tepat dan menyusun rekomendasi yang lebih strategis.
Cobain Free Trial-nya di planner.influence.id dan nikmati kemudahan planning influencer campaign!